Sesuai kesepakatan, bahwa setiap term akan ada 6 chara berstatus invited, yang berarti kelahiran mereka adalah di luar Jepang, baik mereka pada haknya adalah 'seharusnya' warga Jepang ataupun bukan. Masalah status kewarganegaraan (bagi yang orang tuanya berdarah Jepang dan 'Luar'), sama sekali tidak ada pengaruhnya dengan peregistrasian awal term ketika Karakter masuk. Sewajarnya, masalah double status itu selayaknya diangkat pada usia 18 tahun jika sang karakter memang memiliki plot demikian.
Para penerima beasiswa ini secara tidak langsung adalah berasal dari luar negeri, baik dalam lingkup Benua Asia ataupun Luar Asia (Benua Eropa, Afrika, Amerika, Australia). Walaupun begitu, pembatasan pemakaian visualisasi Barat tetaplah berlaku, dimana di setiap term hanya diizinkan dua chara, dan visualisasi luar Asia Timur hanya diizinkan sebanyak enam chara.
Bagi para siswa invited, mereka akan mendapatkan perwakilan khusus dari Kementrian Sihir Negara masing-masing serta mendapatkan sebuah pulpen penerjemah (warna bisa dipilih) agar mempermudah komunikasi beda bahasa baik lisan maupun tulisan, jika murid tidak paham Bahasa Jepang.
Penamaan Karakter :
*Jika penamaannya menjadi tiga; mis : Christine Douglas Hamaguchi*, maka memenuhi Kuota Luar Kaidah.
Silsilah Keluarga :
* berarti secara otomatis masuk ke dalam kuota.
Click and Leave Your Comment!
コメントを投稿
Sihir Aliran Murni
Sihir yang memfokuskan akan penggunaan Ki atau tenaga dalam. Sihir Aliran Murni di sini adalah sihir yang banyak digunakan oleh penyihir Asia Timur jaman dahulu. Contohnya saja adalah pengusiran roh dengan kertas, pemusatan energi tenaga dalam, dan masih banyak lagi.
Sihir Aliran Campuran
Sihir yang dipelajari di Ryokubita. Sihir jenis ini banyak dipengaruhi oleh sihir barat, termasuk sihir dalam budaya celtic dan norse. Sihir aliran campuran biasanya membutuhkan tongkat sihir yang cenderung tidak digunakan oleh para Kioshi. Tongkat sihir ini umumnya memiliki tatahan batu permata berdasarkan zodiak pemiliknya dengan inti campuran hewan sihir dan tumbuhan. Sihir Aliran Campuran yang dipelajari di Ryokubita ada 2 jenis.
Mantra
atau Spell dalam bahasa Inggris adalah jenis sihir campuran yang banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Selain karena cara pembelajarannya yang mudah, sihir dengan mantra praktis untuk digunakan sehari-hari. Umumnya, sihir akan diucapkan secara verbal yang diiringi dengan ayunan tongkat sihir. Contoh mantranya:
"Kotak rusak hancur lebur, kembalilah menjadi benar sebelum kubakar"
Tentu saja itu hanyalah contoh. Setiap orang bisa membuat mantra kreasinya sendiri dengan gaya khasnya masing-masing, namun memiliki efek yang sama. Maka daripada itu, setiap orang bisa mempunyai mantra yang berbeda-beda tergantung dari diri masing-masing. Biasanya mantra yang sudah dibuat akan terus dipakai sampai mereka tua. Keampuhan mantra tergantung dari konsentrasi dan kesungguhan hati perapalnya untuk melancarkannya.
Magic circle
Lingkaran sihir dengan simbolik dan fungsinya masing-masing. Lingkaran sihir memiliki efek yang lebih kuat dari mantra, tetapi butuh waktu untuk menggunakannya, tidak sepraktis mantera verbal. Oleh karena itu, sihir dengan lingkaran sihir umumnya digunakan untuk hal yang lebih besar seperti aparasi ataupun untuk mengunci gerakan seseorang (sering digunakan untuk menghukum siswa yang sering kabur pelajaran).
Cara penggunaan magic circle ini umumnya dengan menggambar formasi lingkaran sihir di udara terbuka sambil menyebutkan nama lingkaran sihirnya (efek, lebih tepatnya). Menggambar bisa menggunakan tongkat atau hanya sekedar dengan jari atau benda apapun bila sudah ahli. Menggambar harus dilakukan dengan cepat sebelum bagian yang telah tergambar mulai menghilang, maka dari itu penggunaan sihir magic circle membutuhkan konsentrasi yang lebih tinggi serta kecekatan dan daya ingat yang cukup tinggi.
Untuk beberapa orang yang kesulitan menggambar, biasanya mereka akan menggunakan kertas bergambar lingkaran sihir tertentu yang akan langsung terbakar bila mereka mengeluarkan lingkaran sihir tersebut. Lebih mudah karena tidak perlu menggambar, tetapi tidak praktis karena hanya bisa sekali pakai.
Tongkat
Tongkat adalah salah satu benda sihir paling krusial di dunia Ryokubita, khususnya bagi mereka penganut aliran sihir Kongou. Tongkat sihir di dunia Ryokubita umumnya terbuat dari kayu-kayu sihir, atau logam anti-karat yang telah diberi inti sihir campuran antara tanaman dan hewan sihir. Bila sudah memiliki cukup kekuatan, tongkat-tongkat tersebut bisa diberi atribut khusus pilihan masing-masing penyihir sendiri. Contoh tongkat sihir yang ada saat ini adalah seperti milik Shimotsuki Sensei, yaitu tongkat dengan tatahan batu Opal berintikan campuran serbuk cakar kamaitachi dan serbuk kayu tanaman anggur.
Meski begitu, bagi para pemula dalam pembelajaran sihir (murid), mereka diwajibkan memiliki tongkat sihir dari kayu berinti bagian hewan atau tumbuhan yang dapat mereka pilih sendiri; tidak diperkenankan menambahkan aksesoris pada tongkat sihir mereka dulu. Baru bisa ditambahkan aksesoris setelah menginjak Kelas XI (Tahun Kelima). Pemula diharuskan menggunakan kayu karena beberapa kayu dipercaya memiliki kekuatan sihir sehingga sangat bagus untuk proses pembelajaran sihir.
Meski tongkat di sini hanyalah berupa sebatas media sihir, dan bisa dilepaskan begitu sudah jadi penyihir ahli, tongkat tetap bisa menambah kekuatan sihir seseorang. Kau akan bisa merasakan bedanya orang yang memakai tongkat atau tidak dalam sihir tingkat tinggi, meskipun tidak akan terasa bedanya kalau mantra yang dirapalkan adalah mantra dasar dengan efek sederhana.
Tongkat terkadang bisa digunakan untuk gaya juga. Ada beberapa atribut untuk memperindah dan mempercantik tongkat seperti batu-batu semi-mulia ataupun sekedar hiasan rantai. Beberapa di antaranya bisa memberikan efek dan kekuatan tambahan pada tongkat, dan beberapa terkadang tidaklah berguna selain untuk hiasan saja.
Verbal dan Non-Verbal
Bagi beberapa orang yang sudah ahli, terkadang mantra ataupun nama dari sebuah lingkaran sihir bisa tidak diucapkan. Cukup dengan berpikir atau merapalkannya dalam hati, sebuah mantra bisa bekerja dengan sempurna sama seperti kalau kalian meneriakinya. Meskipun untuk beberapa mantra, efeknya bisa berbeda bila diucapkan atau tidak.
Sedangkan untuk lingkaran sihir, berhubung tidak ada bedanya bila disebutkan atau tidak bagi yang sudah ahli (umumnya Kelas XI mulai akan belajar bagaimana menggunakan lingkaran sihir tanpa menyebutnya), kebanyakan orang akan memilih untuk tidak menyebutkannya karena keefektifan dan kekuatan lingkaran sihir itu lebih terletak ke arah formasi lingkarannya daripada nama yang mereka ucapkan.
Click and Leave Your Comment!
コメントを投稿
Click and Leave Your Comment!
コメントを投稿
Kaum Kioshi : Penganut aliran sihir Asia murni, termasuk Jepang dan China. Sangat mementingkan Ki (aura).
Gou-shi : Pemburu Kaum Kongou, bertujuan untuk melenyapkan dan memurnikan sihir mereka.
Click and Leave Your Comment!
コメントを投稿